Mungkin ini hampir sama dengan sebuah judul lagu yang dibawakan d'masiv.
Kau membuat ku berantakan
Kau membuat ku tak karuan
Kau membuat ku tak berdaya
Kau menolakku acuhkan diriku
Bagaimana caranya untuk
Meruntuhkan kerasnya hatimu
Kusadari ku tak sempurna
Ku tak seperti yang kau inginkan
Reff:
Kau hancurkan aku dengan sikapmu
Tak sadarkah kau telah menyakitiku
Lelah hati ini meyakinkanmu
Cinta ini membunuhku..
Namun
cerita ini bukan sama dengan isi lirik diatas, ini adalah rasa yang tak
bisa hilang dikala jalan masing - masing telah dipilih.
Perjalanan
yang tak mudah dalam melewati waktu yang panjang hingga 66 bulan
bersama. Berawal dari masa kuliah hingga berakhir di masa berjuang untuk
mencari kemakmuran dan kesejahteraan masing - masing. Namun dilema dlam
perjalanan telah banyak dilalui mulai rasa cemburu, marah - marahan
hingga menanti ujung restu orang tua.
Mngkin
sebagai wanita yang menjalani hubungan dengan pria yang tak ada
kejelasan masalah restu adalah masalah yang amat berat untuk
mempertahankan hubungan itu. Memang wanita tak hanya mencari kenyamanan
dlam hubungan, tpi mencari sebuah titik kejelasan dalam hal restu orang
tua.
Saya kalah
dlam mempertahankan kamu dan hubungan ini. Namun apakah kamu merasakan
apa yang saya perjuangkan dlam hal yang kamu tuntut itu? Bukan waktu
yang sekejap untuk meraih itu smua nya. Dan bukan jga hal yang gampang
menyakinkan orang tuaku.
Sya
juga terima akan kekalahan ini. Hingga waktu setahun kita mengakhirinya
rasa ini, rasa itu sulit dihapuskan dri pikiran ini. Apakah aku yang
lemah dalam perasaan ini?
Didlam
kesunyian aku mencari keramaian agar bisa melupakan dirimu, dikegelapan
aku tetap mencari penerangan akan dirimu yg terus gelap dri hati ini.
Bgitu
banyak wanita yang baik dsni, nmun tak ada yg lebih baik dari dirimu.
Apakah mngkin terlalu bnyak wktu yg sdah kita habiskan bersma hingga
akupun tak bsa melupakan kebaikanmu selama ini.
Bnyaknya
wanita yg penuh akan perhatian dan pengertian, namun tak ada yg lbih
dari dirimu. Sangkin bgtu perhatian dan pengertianmu hingga kamu pun mau
bertahan hingga wktu 66 bulan tanpa restu itu.
Mungkin
tak ada wanita yg bodoh yang mau diajak didlam kesusahan dan kesakitan
hati dlam meraih cita dan cinta, selain dirimu yang rela menahankan rasa
itu semua demi mimpi kita.
Tak ada ku jumpain wanita yg seoptimis dan sepejuang seperti dirimu.
Kepercyaan diriku hnya Allah SWT akan mempertemukan kita disimpang jalan yang sama jika kita berjodoh kelak.
Melupakanmu mngkin berat bagiku
Memaafkan aku mngkin tak semudah melupakan aku dari dirimu
Kelak aku menantikan apa yg pernah aku cari dari dirimu dlam khayalku, krna bagiku bgtu indah kau untuk ku lupakan.
