Aku hanya bisa menikmati kenangan saat
bersamamu, walaupun kini kamu sudah menikamati bahagia bersama orang lain, tapi
detik-detik itu masih dapat aku rasakan.
Mengapa disaat kusedang menikmati cinta dan mencari restu kamu malah pergi mejauh, sedangkan kamu sendiri tau bahwa aku itu sangat rapuh.Mungkin ini salahku, perasaanku saja yang tidak tau diri. Mungkin ini salah ku yang telah mengabaikan rasa orang yang tulus
mencintaiku, disaat kamu itu pergi, aku sangat merasakan kehilangan dan
akan sangat menyesal.
Jangan salahkan aku, jika aku disini tak berhenti untuk bertahan akan kehadiranmu. Kamu bisa saja pergi, kemudian datang kembali. Tapi mengertilah, selangkahpun aku tidak pernah berfikir untuk menjauh darimu.
Begitu mudahnya kamu bilang berpisah. Namun yang perlu kamu tau, pergi dan melupakan cinta bukanlah hal yang mudah bagiku.Sampai kapanpun aku tak mau kalau kamu pergi, dan aku gak akan pernah rela kalau harus kehilangan kamu.
Sesudah kamu memilih untuk pergi, baru aku rasakan rasanya sakit itu, apa yang kamu rasakan disaat bersama aku.Tak pernah ada pikiranku untuk melepaskanmu. Mungkin karena aku terlalu sayang sama kamu.Apapun yang terjadi padaku, kamu harus bahagia, walaupun bukan denganku tapi tetap kamu harus bahagia. Mungkin kebahagian ku datang disaat kamu bahagia.
Rasanya ingin aku kembali ke masa waktu aku masih pdkt sama kamu. Masa yang paling perhatian, dekat dan nyaman yang pernah aku rasakan.Sampai saat ini aku masih belum percaya kalau kamu pergi meninggalkanku. Sungguh aku masih sangat menyayangimu.
Aku tidak berubah. Aku masih yang dulu yang bisa kamu pegang kata-katanya. Kalau aku salah, diingatin, bukan ditinggalin dan jangan pernah jenuh akan itu semua.Aku sudah gak tahu harus dengan cara apa agar kamu sadar kalau aku masih mengharapkanmu.
