Sekarang 29 Maret, tepat 2 minggu setelah kamu menemukan
tambatan hati dan dinyatakan syah oleh agama maupun hukum. Terkadang
memang masih tidak menyangka kamu mengkhiatin semuanya. Janji dan
harapan yang pernah kau ucapkan kamu tandaskan begitu saja, tanpa mau
dirimu menolehkan ingatan kebeberapa waktu lalu.
Janji yang kamu
taburkan padaku masih ku ingat betul didalam ingatanku mulai berjanji
menjalani, menjaga dan mengakhiri dengan indah. Semua pernah kau
ucapakan dan aku mengingat itu semua. Tapi sudahlah, itu
dahulu kala ketika kamu masih mengenal diriku. Kini aku tahu makna yang
pernah didefenisikan Aritoteles tentang cinta.
Tak muluk dari diriku, itu keputusan dan langkahmu. Selamat bagimu yang telah menghancurkan segala harapan dan mimpiku. Kelak akan tahu siapa yang sebenarnya menginginkanmu. Tetap aku nanti janji yang pernah kau umbar padaku.
Saat ini ada beberapa benda yang masih ada pada dirimu. Andaipun benda itu telah kau buang pada tempatnya, ku mengikhlaskannya dan jika belum mohon bagiku kembalikan saja padaku. Mungkin tak sangat berarti bagimu namun berarti buat orang lain.
